Semhas + Sidang Prep

siapsidang

Ruang latihan semhas dan sidang skripsi yang ringan, cantik, dan tetap tajam secara akademik.

0Kartu sudah aman
0/54Jawaban sidang dikuasai
-Rata-rata confidence mock
0Beauty Sprint selesai

Peta besar penelitian

Analisis preferensi konsumen anak-anak dan pengembangan produk permen lidah buaya Alzavera Purbalingga menggunakan metode konjoin dan SCAMPER.

Target hari ini

Sesi kecil yang kelihatan menangnya

Untuk mood yang gampang kabur: cukup centang langkah pendek. Kalau empat ini beres, dia sudah punya bekal inti untuk ngomong lebih tenang.

Tujuan

Menganalisis nilai utilitas, tingkat kepentingan atribut, kombinasi atribut terbaik, lalu merumuskan strategi pengembangan produk dengan SCAMPER.

utility value importance value SCAMPER

Objek & responden

Permen lidah buaya UMKM Alzavera. Responden berjumlah 100 anak kelas 6 SD yang menjadi target konsumen di sekitar wilayah pemasaran.

purposive sampling kelas 6 SD

Model konjoin

Empat atribut menghasilkan 36 kombinasi penuh, lalu direduksi dengan orthogonal design SPSS menjadi 9 stimuli yang dinilai responden.

full profile 9 stimuli

Atribut dan taraf

AtributTaraf
HargaRp1.000/2 butir, Rp2.000/4 butir, Rp4.000/6 butir
BentukKotak, buah, hewan
RasaManis, buah
KemasanDengan gambar, tanpa gambar

Tingkat kepentingan

100Responden anak kelas 6 SD sebagai target konsumen.
4Atribut utama: harga, bentuk, rasa, dan kemasan.
9Stimuli hasil orthogonal design dari 36 kombinasi penuh.
0,997Pearson's R model konjoin, dengan Kendall's Tau 0,944.
Harga

Batas klaim harga

"Rp2.000 per 4 butir adalah taraf paling disukai dalam desain konjoin, bukan bukti harga optimal secara ekonomi."

Produk

Batas klaim hasil

"Hasil ini kuat sebagai dasar pengembangan konsep produk, tetapi implementasi tetap perlu uji prototipe, mutu, dan shelf life."

Kemasan

Estetika + fungsi

"Kemasan bergambar harus tetap dipilih bersama fungsi protektif, terutama moisture barrier untuk produk semi-basah berbasis gula."

Kesimpulan satu napas

Kombinasi produk paling disukai adalah permen berbentuk buah, rasa buah, kemasan bergambar, dan harga Rp2.000 per 4 butir. Strategi pengembangan utama adalah mengubah model penjualan menjadi eceran, menambah varian rasa buah, mengadaptasi cetakan bentuk buah, dan memperbarui identitas visual kemasan sambil tetap memperhatikan konsekuensi teknologi pangan seperti moisture uptake, kestabilan flavor, drying kinetics, dan moisture barrier kemasan.

Kartu cepat

Ambil satu kartu, jawab dengan suara, lalu buka outline. Tandai aman kalau sudah bisa menjelaskan tanpa membaca.

Inti

Pilih kartu

Daftar kartu ada di sisi kiri.

Mock sidang

Mode tanya jawab untuk latihan bicara. Jawaban dibuat sebagai outline supaya dia tetap menguasai, bukan menghafal kalimat kaku.

Semhas

Pertanyaan dosen

Klik acak pertanyaan untuk mulai.

Outline jawaban

Kalimat aman

54 jawaban lisan

Daftar prediksi pertanyaan sidang dengan jawaban yang terdengar seperti sedang menjelaskan, bukan membaca. Pakai filter untuk fokus ke bagian sulit.

54 / 54
Latihan cepat

Ambil satu pertanyaan, jawab tanpa lihat teks

Klik Acak 1 atau Drill 3 untuk mulai latihan lisan.

SCAMPER runway

Empat strategi yang dipakai adalah Substitute, Combine, Adapt, dan Modify. Tiga prinsip lain tidak dipakai karena belum relevan dengan prioritas atribut hasil konjoin.

Jawaban saat ditanya kenapa tidak semua prinsip dipakai

SCAMPER bersifat alat eksplorasi, bukan daftar wajib. Put to Another Use belum relevan karena fokus penelitian masih pada atribut utama yang menentukan preferensi anak-anak. Eliminate dan Reverse juga belum prioritas karena tidak ada elemen produk yang perlu dihapus atau disusun ulang pada tahap pengembangan ini. Karena itu, penerapan dipilih selektif sesuai hasil konjoin dan kondisi UMKM.

Titik rawan dosen

Ini bagian yang perlu dijawab dengan kacamata teknologi pangan, bukan hanya preferensi konsumen.

Mood support

Bagian ini buat kamu sebagai support system: pendek, manis, dan tetap bikin dia merasa punya kendali.

Kalimat pembuka belajar: "Kita cuma ambil satu kartu dulu. Kalau sudah satu, boleh berhenti. Aku temenin."
Kalimat kalau dia blank: "Gapapa, kita balik ke peta besarnya: tujuan, metode, hasil, implikasi. Dari situ pelan-pelan."
Kalimat sebelum latihan lisan: "Aku bukan nguji kamu buat menjatuhkan. Aku bantu kamu biar pas ditanya dosen rasanya sudah pernah lewat."
Kalimat setelah sesi: "Yang penting bukan sempurna hari ini. Yang penting kamu sudah balik pegang kendali."

8 menit

Satu kartu + satu snack kecil. Cocok saat mood masih berat.

12 menit

Tiga kartu + satu pertanyaan lisan. Ini sesi utama harian.

20 menit

Lima kartu + dua pertanyaan dosen. Setelah itu boleh episode drakor.

Mode cantik

Latihan presentasi sambil siapin look seminar: opening, hasil, penutup.